Welcome to

Astronomy Event

Berita dan Ensiklopedia Alam Semesta
Force = Mass times Acceleration
Join us on

Tidak Ada Singularitas di Alam Semesta



Astronomy Event - Para ilmuwan percaya bahwa singularitas memang ada di alam semesta sebagai contohnya lubang hitam dan Big Bang. Tapi, apa itu singularitas?


Singularitas adalah sebuah materi yang tertekan hingga menjadi sebuah titik yang kecilnya tidak terbatas atau ukurannya 10^ negatif infinity.

Menurut ilmuwan, lubang hitam terbentuk karena singularitas. Bintang maharaksasa yang telah berhenti proses fusi nuklirnya akan ditekan oleh gravitasi hingga menjadi titik kecil. Untuk skala yang lebih besar, alam semesta saat awal hidupnya hanyalah sebuah titik kecil yang kecilnya tidak terhingga dan panasnya tidak terhingga dan akhirnya meledak yang sekarang kita sebut sebagai Big Bang.

Namun, penelitian di zaman sekarang dan rumus-rumus fisika menunjukan bahwa singularitas adalah hal yang mustahil terjadi. Karena benda yang kecilnya tidak terhingga bukanlah sebuah benda tiga dimensi. Sehingga tidak akan berlaku lagi rumus fisika tiga dimensi kita pada singularitas.

Big Bang terjadi karena alam semesta mengalami singularitas, artinya saat itu alam semesta memiliki gravitasi tak terhingga sehingga ledakan sebesar apapun tidak akan memperluas alam semesta. Lagipula, apakah alam semesta saat mengalami singularitas dikelilingi oleh ketiadaan? Lebih tidak masuk akal!

Maka dari itu singularitas adalah sesuatu yang memang mustahil. Lubang hitam memiliki ukuran yang sangat kecil tapi bukan tidak terhingga kecilnya. Alam semesta pun melakukan hal yang sama. Masih percaya dengan singularitas yang tidak masuk akal? Maka singularitas di pikiranmu akan menyedot semua kemasuk akalan astronomi di pikiranmu.

Share this:

ABOUTAUTHOR

Hi! Kalian boleh panggil aku "Admin N". Aku yang ada dibalik pembuatan post, pengembangan blog, dan yang suka ngetik-ngetik Tweet di Twitter dan status di Facebook. Support Astronomy Event terus ya! Dan juga support perkembangan ilmu astronomi di Indonesia!

    Blogger Comment
    Facebook Comment

13 komentar:

  1. good information and keep up the good work admin N

    BalasHapus
  2. Min, mau tanya di atas ada penjelasan yang tidak masuk akal

    "Lubang hitam memiliki ukuran yang sangat kecil tapi bukan tidak terhingga kecilnya. Alam semesta pun melakukan hal yang sama"

    Maksudnya alam semesta melakukan hal yg sama, hal yang seperti apa. Coba jelaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin maksud admin nya, bukan alam semesta tetapi tata surya kita ini, karena jika kita melihat dari galaksi lain yang lebih besar dari bimasakti, mungkin tata surya kita terlihat sangat kecil. Tetapi masih bisa di hingga bukan tak terhingga karena menurut opini admin singularitas itu tidak ada.

      Hapus
    2. Mungkin maksud admin alam semesta sangat luas besarnya, tapi bukan berarti tak terhingga.

      Hapus
  3. Min, mau tanya di atas ada penjelasan yang tidak masuk akal

    "Lubang hitam memiliki ukuran yang sangat kecil tapi bukan tidak terhingga kecilnya. Alam semesta pun melakukan hal yang sama"

    Maksudnya alam semesta melakukan hal yg sama, hal yang seperti apa. Coba jelaskan

    BalasHapus
  4. Bahwa alam semesta trus berkembang, Tapi BUKAN tdk terhingga Besar nya....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alam semesta saat ini memang tidak terhingga, jika sudah bisa di hingga maka manusia sudah bisa menjelajahi semesta ini walaupun misal belum ada media yang bisa mengelilingi semesta ini paling tidak pengetahuan manusia tentang alam semesta sudah cukup komplit.

      Lalu yang di maksud singularitas bukan lah ukuran yang membesar tetapi ukuran suatu benda yang mengecil karena di pusat singularitas terdapat gravitasi yang sangat besar.

      Setiap objek yang di angkasa, walaupun sampai pada ukuran terbesar nya,objek tersebut pada waktu nya akan mati, nah pada saat objek tersebut mati atau berhenti membesar di situ kita bisa memperkirakan ukuran nya contoh nya supermasive black hole yang berada di sagitarius A*, tetapi coba bayangkan suatu objek yang terus menerus ditarik oleh gravitasi sehinga ukuran nya menjadi sebuah atom,bahkan mungkin bisa menjadi partikel-partikel sub atom dan walau sudah sub atom mungkin di semesta sana partikel seukuran sub atom masih bisa terus ditarik oleh gravitasi lagi,sehingga menjadi partikel yang ukuran nya infinity. Jika di ingat sub atom saja ukuran pasti nya masih susah di pastikan.

      Hapus
  5. Bahwa alam semesta trus berkembang, Tapi BUKAN tdk terhingga Besar nya....

    BalasHapus
  6. Lah sudah dibuktikan dan di'iya'kan oleh para ilmuwan, bahkan pencetus awalnya seorang fisikawan Stephen Hawkin kok ditentang mentah2 karena "ini tidak mungkin" tanpa keterangan pasti Min. Hati2 ilmu jangan digunakan untuk membodohi orang yg tak tahu. Kalau mau counter argue ttg eksistensi black hole, singularity, dan bigbang. Mending bawa risetnya, jangan hanya diskusi sementara lalu membuat statement yg dibaca khalayak banyak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anda juga tidak bisa menyalah kan admin, dia hanya memberikan opini nya, bisa di bodohi atau tidak oleh artikel si admin, itu kembali lagi kepada para khalayak bagaimana mereka melihat sebuah opini, apa mereka ingin mempercayai sebuah opini atau mempercayai fakta yang di keluarkan oleh prof. Hawking

      Hapus
  7. ingat postingan ini hanya opini jng langsung anda paparkan di depan kelas

    BalasHapus