Welcome to

Astronomy Event

Berita dan Ensiklopedia Alam Semesta
Force = Mass times Acceleration
Join us on

Apakah Badai Matahari Bisa Memanaskan Suhu Bumi?

Banyak orang awam bilang, badai matahari bisa memanaskan suhu Bumi. Tetapi, benarkah hal itu?


Astronomy Event - Fakta atau sebuah miskonkepsi? Bahwa badai matahari bisa memanaskan suhu di Bumi? Penjelasan ilmiah bisa menjawabnya. Sebelum itu kita lihat bagaimana persoalan ini bisa memengaruhi pikiran orang awam.

Badai matahari adalah badai partikel plasma yang disemburkan oleh matahari dengan kecepatan jutaan kilometer per jam. Karena berasal dari bola hidrogen yang super panas dan intinya mengalami fusi nuklir, mungkin orang awam berpikir bahwa badai matahari begitu panasnya sehingga bisa memanaskan suhu Bumi.

Sebagian besar ilmuwan menyatakan bahwa sebesar apapun badai matahari, tidak akan bisa memanaskan suhu Bumi karena badai matahari akan ditepis oleh medan magnet Bumi dan tidak akan menyentuh permukaan dan atmosfer Bumi.

Jadi mana yang benar? Ternyata badai matahari memang bisa memanaskan suhu Bumi! Tapi jawabannya sedikit berbeda yang orang awam katakan. Karena untuk bisa memanaskan suhu Bumi, membutuhkan badai matahari yang ribuan (atau lebih) yang lebih banyak radiasinya dibandingkan jumlah radiasi badai matahari saat ini.

Ini penjelasannya, medan magnet Bumi memang berfungsi sebagai tameng dari radiasi Matahari. Akan tetapi, medan magnet Bumi memiliki batas untuk menahan radiasi Matahari. Jika medan magnet Bumi diterjang oleh radiasi Matahari yang lebih banyak radiasinya ribuan kali atau lebih, maka medan magnet Bumi tidak bisa menahan seluruh radiasi tersebut dan sebagian besar memasuki atmosfer Bumi.

Radiasi yang memasuki atmosfer itu akan mengionisasi dan mengurai atmosfer Bumi. Akhirnya, radiasi mengurai ozon menjadi molekul yang lebih ringan dan juga menghilangkan lapisan ozon di wilayah siang hari. Sinar inframerah matahari akan langsung menghujam Bumi dan pada akhirnya suhu memanas, aurora dimana-dimana dan kepunahan massal makhluk hidup.

Untungnya, hal seperti itu tidak akan terjadi saat ini. Karena saat ini, radiasi Matahari masih stabil dan tidak membuat hal-hal mengerikan diatas tadi terjadi. Tapi, hal tadi mungkin terjadi pada eksoplanet di bintang lain karena terlalu dekat dengan bintangnya atau terbentuk di bintang yang memiliki radiasi yang luar biasa tinggi. Bumi adalah planet yang sangat beruntung hingga menjadi "planet yang hidup"

Share this:

ABOUTAUTHOR

Hi! Kalian boleh panggil aku "Admin N". Aku yang ada dibalik pembuatan post, pengembangan blog, dan yang suka ngetik-ngetik Tweet di Twitter dan status di Facebook. Support Astronomy Event terus ya! Dan juga support perkembangan ilmu astronomi di Indonesia!

JOIN CONVERSATION

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar