Welcome to

Astronomy Event

Berita dan Ensiklopedia Alam Semesta
Force = Mass times Acceleration
Join us on

Kepler 438b Terbukti Tak Layak Huni?

Ilustrasi artis tentang planet layak huni | Kredit:Spaceflightnow.com

Astronomy Event - Kepler 438b disebut-sebut sebagai eksoplanet yang paling mirip Bumi. Planet yang berada pada 470 tahun cahaya dari kita di konstelasi Lyra memiliki Earth Similiarity Index (Indeks Kemiripan dengan Bumi) tertinggi diantara eksoplanet lain yaitu 0,88. Jaraknya ke bintang induknya pas sehingga air berbentuk cair di planet itu. Juga, massa dan radiusnya cukup untuk menahan atmosfer dan air. Namun, penelitian dari University of Warwick menyimpulkan bahwa planet ini bisa saja tak layak huni.

Mengapa planet ini bisa saja tak layak huni? Bintang induknya. University of Warwick menemukan bahwa badai bintang yang dilontarkan bintang katai merah Kepler 438, 10 kali lebih kuat dibandingkan badai matahari. 

Bukan hanya itu saja. University of Warwick juga menemukan bahwa badai elektromagnetik besar ini dilontarkan secara teratur selama setiap beberapa ratus hari. Karenanya, planet dihantam oleh radiasi elektromagnetik jauh lebih kuat dibandingkan Bumi. Radiasi elektromagnetik dapat memecah molekul, sehingga pembentukan kehidupan akan terganggu.

Radiasi kuat dari Kepler 438 juga diperkirakan dapat mengikis atmosfer dari Kepler 438b. Tanpa adanya atmosfer yang cukup tebal, air dan kehidupan tidak akan bisa menghuni di planet tersebut.

Namun, masih belum pasti bahwa planet ini benar-benar mengalami hal mengerikan itu. Ilmuwan masih belum tahu apakah eksoplanet Kepler 438b memiliki medan magnet. Jika ada, apakah medan magnet tersebut cukup kuat untuk melindungi permukaannya dari radiasi mematikan dari bintang induknya.

Sebagai informasi, Kepler 438b memiliki jarak yang lebih dekat ke bintangnya daripada jarak Bumi ke Matahari, namun planet itu diperkirakan cukup hangat untuk air berbentuk cair di permukaannya. Ini disebabkan bintang Kepler 438 adalah bintang katai merah yang memiliki pancaran energi lebih rendah daripada Matahari sehingga kalian harus memiliki planet yang jaraknya ke bintang Kepler 438 kira-kira setengah jarak Merkurius ke Matahari agar cukup hangat untuk bisa dihuni.

Share this:

ABOUTAUTHOR

Hi! Kalian boleh panggil aku "Admin N". Aku yang ada dibalik pembuatan post, pengembangan blog, dan yang suka ngetik-ngetik Tweet di Twitter dan status di Facebook. Support Astronomy Event terus ya! Dan juga support perkembangan ilmu astronomi di Indonesia!

JOIN CONVERSATION

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar