Welcome to

Astronomy Event

Berita dan Ensiklopedia Alam Semesta
Force = Mass times Acceleration
Join us on

Bisakah Kita Melaju Secepat Cahaya?


Astronomy Event - Kecepatan cahaya adalah kecepatan tertinggi di alam semesta. Tidak ada benda apapun yang lebih cepat daripada cahaya (termasuk neutrino. Sorry neutrino, you're bit slower.). Namun, bagaimana caranya untuk melaju dengan kecepatan cahaya?

Pertama, mari kita gunakan roket memiliki bahan bakar sangat besar. Jika roket tersebut dinyalakan, maka roket tersebut akan berakslerasi, kecepatannya bertambah hingga mencapai kecepatan cahaya, bukan? Tidak benar. Roket akan kehabisan bahan bakar sebelum mencapai kecepatan cahaya.

Menurut teori relativitas spesial, semakin dekat suatu benda dengan kecepatan cahaya, semakin besar inersianya. Ini berarti semakin dekat dengan kecepatan cahaya, semakin sulit untuk menaikkan kecepatan. Roket membutuhkan energi yang lebih besar dan lebih besar lagi saat mendekati kecepatan cahaya. Karenanya, membutuhkan energi yang tak terhingga besarnya untuk mencapai 299.792.458 m/s (kecepatan cahaya).

Lalu, bagaiamana caranya cahaya melaju dengan kecepatan cahaya?

Cahaya memiliki massa nol. Ini berarti kesulitannya untuk bertambah kecepatan adalah nol. Faktanya, cahaya tidak membutuhkan energi untuk bergerak. Seluruh cahaya yang ada di alam semesta memiliki energi dan menurut Hukum Newton II, akselerasi cahaya adalah tak terhingga. Cahaya akan bertambah kecepatannya hingga menyetuh batas tertinggi kecepatan.

Kita, pohon, roket, rumah, dll. memiliki massa, jadi kita harus memiliki energi yang tak terhingga besarnya. Tidak ada benda yang memiliki energi tak terhingga. Jika ada, maka benda tersebut akan menjadi lubang hitam yang akan memakan seluruh alam semesta.

Ya, kita tidak memiliki kesempatan apapun saat ini dan di masa depan untuk melaju secepat cahaya. Namun, lebih baik seperti ini. Apapun yang melaju pada kecepatan cahaya harus tetap melaju pada kecepatan cahaya. Mereka tidak bisa berhenti, tetap maju hingga alam semesta berakhir. Jadi, bersyukurlah kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita tidak melaju secepat cahaya. 

Oh, Superman dapat melaju lebih cepat daripada cahaya karena itu adalah hasil dari pemikiran otak kita yang dapat membayang hal sangat sangat mustahil di alam semesta ini.

Share this:

ABOUTAUTHOR

Hi! Kalian boleh panggil aku "Admin N". Aku yang ada dibalik pembuatan post, pengembangan blog, dan yang suka ngetik-ngetik Tweet di Twitter dan status di Facebook. Support Astronomy Event terus ya! Dan juga support perkembangan ilmu astronomi di Indonesia!

    Blogger Comment
    Facebook Comment

3 komentar:

  1. Bagaimana jika manusia sudah bisa melakukan perjalanan dengan lubang cacing? Bukankah kita dapat menempuh jarak yang lebih jauh dari yang dapat di tempuh cahaya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ._. maaf saya belum paham jadi tolong jelaskan....

      Hapus
  2. Apakah pesawat di film star trek yg memiliki kecepatan cahaya dapat diciptakan/dibuat di kehidupan nyata ? Kalu bisa ,apa bahan bakar yg diperlukan utk mencapai warp ?

    BalasHapus