Welcome to

Astronomy Event

Berita dan Ensiklopedia Alam Semesta
Force = Mass times Acceleration
Join us on

Pemandangan Dari Komet ISON





Komet ISON

Astronomy Event - Komet ISON akan menjadi komet yang terang pada perihelionnya yaitu pada tanggal 29 November 2013 atau 45 hari lagi. Saat itu, komet ISON akan bermagnitudo -11,5 (sangat terang, hampir seterang bulan purnama)


Jarak perihelionnya sekitar 1,86 juta Km dari Matahari, ini berarti komet ini akan menerima panas yang super tinggi sehingga ada kemungkinan komet ini akan pecah.

Jika kita melihat pemandangan langit dari planet rumah kita, Bumi, bagaimana jika kita lihat pemandangan langit dari komet ISON sekarang, sesaat sebelum perihelion dan saat perihelion.

Berikut ini adalah ilustrasi pemandangan Komet ISON dari sekarang hingga saat perihelion

 Pemandangan dari Komet ISON sekarang (Jarak ke Matahari: 1,38 SA/207 juta Km) Matahari tampak lebih redup daripada dilihat dari Bumi. Terlihat ada Merkurius dan Venus disekitar Matahari

Pemandangan dari Komet ISON 28 Oktober 2013 (Jarak ke Matahari: 1,08 SA/172 juta KM) Venus, Merkurius dan Matahari terlihat segaris dilangit

Pemandangan dari Komet ISON 14 November 2013 (Jarak ke Matahari: 0,63 SA/94.5 juta Km) Komet ISON sudah berada lebih dekat ke Matahari daripada Bumi dan Venus sehingga Matahari tampak lebih terang daripada yang terlihat dari Bumi.

Pemandangan dari Komet ISON 24 November 2013 (Jarak ke Matahari: 0,284 SA/42.8 juta Km) Komet ISON sudah berada lebih dekat ke Matahari daripada Merkurius. Permukaan Matahari sudah terlihat.

Pemandangan dari Komet ISON 28 November 2013 (Jarak ke Matahari: 7.690.000 Km) Matahari terlihat sangat besar dilangit dan ditemani segitiga musim panas yaitu Altair, Vega dan Deneb.

Saat perihelionnya, pemandangan komet ISON akan seperti yang ada di cerita fiksi ilmiah.

 Pemandangan dari Komet ISON 29 November 2013 01:27:55 (Jarak ke Matahari: 1.861.000 Km/Perihelion) Matahari berada sangat dekat dan super besar di langit seperti cerita fiksi ilmiah.


Matahari akan terlihat sebesar ini jika Bumi berada pada posisi Komet ISON saat perihelionnya

Share this:

ABOUTAUTHOR

Hi! Kalian boleh panggil aku "Admin N". Aku yang ada dibalik pembuatan post, pengembangan blog, dan yang suka ngetik-ngetik Tweet di Twitter dan status di Facebook. Support Astronomy Event terus ya! Dan juga support perkembangan ilmu astronomi di Indonesia!

JOIN CONVERSATION

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar