Welcome to

Astronomy Event

Berita dan Ensiklopedia Alam Semesta
Force = Mass times Acceleration
Join us on

Cara Simpel Menamai Komet

C/2013 A1 Siding-Spring

Astronomy Event - C/2013 R1, C/2011 W3, C/2012 S1. Semua itu adalah nama komet. Mungkin bagi kalian terlihat rumit, namun untuk menamai komet cukup simpel. Ayo kita simak!

Kalian sedang berada di bawah langit malam yang penuh bintang jauh dari kota. Kalian pun begitu terkejut ketika kalian menemukan sebuah objek mirip komet di teleskop. Kalian begitu yakin bahwa itu komet yang baru. Lalu, objek itu sudah dikonfirmasi oleh IAU (International Astronomical Union) bahwa objek itu benar-benar komet baru. Lalu, akan kalian namakan apa komet itu?

Nama resmi untuk komet harus mengikuti aturan IAU. Agar kalian lebih mengerti, mari kita lihat nama resmi untuk komet Hale-Bopp:

C/1995 O1 Hale-Bopp

Sekarang, kita lihat apa arti C/

Huruf (dengan garis miring setelahnya) adalah klasifikasi dari komet itu sendiri. C/ berarti komet non-periodik (mengitari matahari dengan periode lebih dari 200 tahun.), P/ untuk komet periodik (mengitari matahari kurang dari 200 tahun), X/ untuk komet dengan orbit dan periode orbit yang tidak diketahui, A/ untuk komet yang lalu diklasifikasikan kembali menjadi asteroid (sedih :'( ), dan D/ untuk komet yang sudah tidak ada lagi karena sudah hancur ataupun hilang (misal Komet Shoemaker-Levy 9 yang menabrak Jupiter, sehingga diberi nama resmi D/1993 F2).

Setelah huruf ada tahun. Itu adalah tahun ditemukannya komet tersebut. Misal, Komet ISON (C/2012 S1 ditemukan tahun 2012.

Setelah itu ada huruf alphabet ditemani angka. Huruf alphabet adalah pertengahan bulan dimana komet ditemukan. A untuk pertengahan pertama Januari (1-15 Januari), B untuk pertengahan kedua Januari (16-31 Januari), C untuk pertengahan pertama Februari (1-14 Februari), D untuk pertengahan kedua Februari (15-28/29 Februari) dan seterusnya.

Karena ada 26 huruf alfabet dan ada 24 pertengahan bulan, IAU memutuskan huruf I dan Z tidak digunakan untuk mewakili pertengahan bulan. Jadi ada 24 huruf alfabet yang mewakili 24 pertengahan bulan.

Angka disebelah huruf alfabet adalah urutan penemuan di pertengahan bulan yang sama. Dalam satu pertengahan bulan, tentu banyak penemuan objek tata surya (Ya, penamaan objek tata surya sama dengan penamaan komet. Tahun dan huruf alfabet pertengahan bulan pada komet tidak boleh sama dengan objek tata surya lainnya dan sebaliknya.). Jadi, komet yang merupakan objek tata surya yang ditemukan keenam di pertengahan pertama bulan April huruf dan angkanya adalah G6.

Yang terakhir, nama komet yang bisa berasal dari nama instrumen saat menemukan komet, atau nama keluarga/nama belakang penemu (Jika kalian menemukannya bersama rekan, maksimal 3 nama keluarga/nama belakang penemu yang pertama kali mengajukan.).

Jadi, jika kalian menemukan komet yang memiliki periode orbit 760 tahun, ditemukan pada tanggal 5 Juni 2015, merupakan objek tata surya ketujuh dalam pertengahan bulan dan nama keluarga/nama belakang kalian Ardiansyah, maka nama resmi kometnya adalah: P/2015 K7 Ardiansyah.

Atau jika kalian bersama satu rekan yang mempunyai nama belakang Sitorus, maka namanya: P/2015 K7 Ardiansyah-Sitorus.

Setelah membaca pos ini, apakah kalian tertarik untuk memburu komet dan menamainya?

Share this:

ABOUTAUTHOR

Hi! Kalian boleh panggil aku "Admin N". Aku yang ada dibalik pembuatan post, pengembangan blog, dan yang suka ngetik-ngetik Tweet di Twitter dan status di Facebook. Support Astronomy Event terus ya! Dan juga support perkembangan ilmu astronomi di Indonesia!

JOIN CONVERSATION

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar